Dear Myself

menulis surat pada diri sendiri dapat membantumu lebih percaya akan kemampuanmu.

Caryn Miriam-Goldberg, Ph.D 

Halo diriku, apa kabar? Sudah lama bahkan tidak pernah sekalipun aku berbicara denganmu. Kali ini, aku ingin bercerita, tentang diriku, untukmu.

Diriku, kamu udah makin tua ya. Dua puluh tahun. Dan apa yang sudah kamu kerjakan? Target apa yang sudah kamu capai selama dua puluh tahun hidupmu? Banyak? Tentu, aku percaya kamu sudah banyak mencapai targetmu. Tapi apa sudah cukup? Kamu puas?

Diriku, jangan pasang target terlalu rendah. Tinggikan. Tinggikan. Dan tinggikan lagi targetmu. Karena aku percaya kamu bisa, kalau aku percaya kenapa kamu nggak?

Diriku, kamu sudah semester 7 ya? sebentar lagi proposal, lalu skripsi. Sudah ditentukan ingin jadi apa kamu kelak? Aku tahu, aku tahu, memang semakin usia kita bertambah semakin bertambah pula kebingungan kita dalam menentukan cita-cita. Maka, tentukan kamu ingin jadi apa. Aku akan menunggu. Tapi aku nggak mau menunggu lama-lama. Akan kutagih terus seperti debt collector kumisan dalam sinetron-sinetron.

Diriku, aku tahu pada dasarnya kamu sabar. Hanya saja kamu perlu melatih sedikit kesabaranmu itu. jangan cepat beranggapakn kalau batas kesabaranmu kecil, salah. Sabar tidak ada batasnya. Manusialah yang menciptakan batas untuk diri mereka sendiri. Kesabaran itu tidak terbatas. Jadi diriku, aku percaya kamu hanya kurang melatih kesabaranmu. Jangan terlalu banyak marah tanpa melihat kenapa itu bisa membuatmu marah.

Diriku, pastikan dalam sehari kamu mendapat ilmu baru dari bidang dan sisi manapun. Karena pada dasarnya hidup adalah serangkaian pencarian pada hal-hal baru.

Diriku, aku tahu kamu menyukai kata pasti bisa, saat ini kamu hanya lebih suka kata mungkin. Tugasmu sederhana diriku, ganti kata ….

Mungkin aku akan menjadi peneliti hebat

Mungkin aku akan menjadi penulis hebat

Mungkin aku akan menjadi pemilik perusahaan penerbitan besar

Ganti semua itu dengan kata mungkin dengan pasti bisa karena biar bagaimanapun, kata itu kelihatan lebih indah didengar.

Diriku, kalau kamu merasa kesepian. Carilah aku, karena percaya atau tidak kadang lebih susah mencariku daripada mencari orang lain. Satu hal yang kamu harus percaya diriku, aku selalu ada di sini.

Salam

Aku

Iklan

3 thoughts on “Dear Myself

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s