Yang Terhormat Presiden Snow, Presiden Panem.

You know, you could live a thousand lifetimes and not deserve him.” 

Bagaimana rasanya menjadi presiden Panem? Menyenangkan? Dan kukira Capitol sangat senang memunyai presiden seperti anda. Tapi bagaimana dengan ke-13 distrik, ups maksud saya ke-12 distrik lainnya? Apa mereka merasakan hal yang sama?

Presiden Snow, saya sempat tergelak mendengar bahwa anda takut setengah mati oleh remaja 16 tahun bernama Katniss Everdeen. Anda takut akan ada pemberontakan? Dan hunger games yang selama ini menjadi pusat ketakutan diubah oleh Katniss menjadi lahan pemberontakan.

Dan anda. Well, anda benar-benar hebat. Anda tahu soal ciuman Katniss dan Gale di hutan. Memaksa Katniss bertunangan dengan Peeta―saya setuju itu, sangat malah, tapi ide Katniss menikah dan punya anak membuat Katniss bertambah frustasi―dan yang paling saya kagumi adalah anda membuat Katniss ikut quarter quell. Pertandingan 25 tahun sekali yang menandingkan para pemenang hunger games menjadi pemenang utama. Wow, saya amat kagum.

Yang tidak anda tahu presiden, Katniss bertemu Johanna, Finnick, Beete, bahkan Plutarch di sana. Calon pemberontak yang lain, maaf saya keceplosan mengatakannya.

Begitu liciknya anda hingga anda memaksa Katniss memakai baju pernikahannya. Sayang anda tidak lebih pintar dari Peeta. Peeta mengaku kalau Katniss sudah menikah dan hamil. Kejutan! Kejutan! Semua menjadi kacau kan presiden?

Presiden Snow yang licik, presiden Snow yang jahat, saya suka cara anda menaruh mawar di setiap sisi ruangan untuk Katniss. Mawar dengan bau darah busuk yang selalu membuat Katniss ingin muntah. Dan pesan-pesan tersembunyi anda yang hanya diketahui oleh Katniss dan yang paling saya suka cara anda menyuruh memukuli Cinna hingga meninggal pada saat Katniss akan bertarung di hunger games.

Ah, presiden Snow. Saya juga suka wajah kekalahan anda, ketika Cinna memermalukan anda dengan desain baju mockingjay untuk Katniss. Ketika anda kelabakan karena hovercraft para pemberontak berhasil masuk ke arena. Menyenangkan sekali rasanya melihat itu.

Presiden, saya harus menggarisbawahi ini. Saya tidak suka cara anda menawan Peeta untuk melemahkan Katniss, sangat tidak suka! Itu membuat saya ingin diam-diam meracuni anda dengan nightclock seperti yang anda lakukan pada Seneca Crane (adegan dalam film THG, red).

Dan anda membakar habis distrik 12 tepat setelah Katniss dan Peeta pergi ke Capitol. Licik sekali.

Presiden Snow, saya yakin anda sudah tahu bahwa kini semua orang membenci anda. Bukan, bukan semua orang. Hanya warga anda di distrik-distrik. Karena anda telah membuat api tersulut.

Sampaikan salam saya pada Suzanne Collins, Presiden. Bilang padanya bahwa ini dunia rekaannya yang paling saya sukai. Saya suka ketika Peeta menenangkan Katniss di dalam kereta, suka adegan Peeta dan Katniss di pantai, ketika Peeta marah karena merasa tidak dibutuhkan dan ketika … ah sudahlah Presiden, anda tidak akan mengerti. Sampaikan saja hal itu.

Dan terima kasih sudah menjadi Presiden yang jahat nan licik.

  • Ukuran: 13.5 x 20 cm
  • Tebal: 424 halaman
  • Terbit: Juli 2010
  • Cover:
  • ISBN: 978-979-22-5981-0
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s