Manusia di Lampu Merah

Suatu ketika, yang selalu kusebut pagi … siang … malam … mereka ditemukan pada bawah lampu merah. Mungkin terkadang mereka bertanya kenapa bisa dinamakan lampu merah padahal ada tiga warna di lampu itu. Atau mungkin mereka tak sempat menanyakan itu, bahkan pada diri sendiri, karena terlalu sibuk berjalan dari satu kendaraan ke kendaraan lain tiap merah mulai menyala.

Mereka yang berambut merah, kulit hitam dan baju entah kapan terakhir dicuci mengetuk tiap jendela kendaraan. Menempelkan wajah di kaca itu, sebagian mengangkat krupuk yang sudah diplastik dengan rapi, sebagian hanya menampilkan wajah sedih sambil menengadahkan tangan.

Satu orang dari mereka mendekati salah satu sepeda motor. Dia mengelus sepeda itu sambil menampakkan wajah paling sedih, menengadah melihat bapak berjaket kulit berkali-kali. Namun karena bapak itu tak kunjung memberi tanggapan dia mengegas motor matic itu hingga motor hampir terjungkal. Bapak itu marah dan menyuruhnya pergi.

Satu orang dari mereka, aku menyebutnya nenek, duduk di bayangan pohon yang ada di seberang jalan. Koran dengan berita hampir sama terpangku di pahanya. Wajah bergelambirnya menunggu merah menyala lagi. Ketika menyala nenek akan berjalan tertatih ke kendaraan lain. jarang yang membukakan jendela namun ada yang prihatin dan membeli korannya tanpa meminta kembalian.

Nenek. Kenapa semua wanita tua harus disebut nenek? Harusnya ada panggilang khusus untuk wanita tua yang melahirkan ibu kita, untuk wanita tua asing, untuk wanita tua kesepian dan untuk wanita tua … di bawah lampu merah.

 

 

**Catatan suatu siang panas yang bikin teriak dalam hati, “kenapa musti diciptain lampu merah?!”

 

Iklan

8 thoughts on “Manusia di Lampu Merah

      1. owalah … hihi … malu :p tapi udah aku post kalo ga salah di blog ini qih, di tag cerpen. ehhuehuehue … malunyooo dibaca fiqih tulisanku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s