Bulan Ini Bulan Ibu

Hari ini hari ibu.

Hari ini akan kupamerkan sosok yang selalu kupanggil ibu. Akan kusebut dia Ibu nomor satu yang tidak dipunyai siapapun kecuali aku dan adikku. Aku akan menyombongkannya di hadapan dunia, bahwa aku pernah bernaung di dalam rahimnya.

Hari ini hari ibu.

Ibu, entah didikan luar biasa bagaimana hingga membuatnya bisa membuatku seperti ini.

Ibu, di dalam kata-katanya meskipun sedang marah tidak pernah sekalipun keluar kata-kata buruk. Akan kuceritakan beberapa hal.

Ketika aku sibuk dengan internet di atas sementara ibu sedang memasak beliau memarahiku dengan kalimat, “Ya Allah enya, kamu kok ya males gini. Semoga nanti kamu dapat suami yang kaya yang sabar biar kamu nggak usah ke pasar dan masak.”

Bahkan dulu pernah ibuku sangat marah padaku dan kalimatnya waktu memarahiku adalah, “Kamu nggak mau ibu suruh ya nggak apa-apa biar nanti ibu nggak usah nyuruh kamu sama sekali, ibu bisa kok melakukan semuanya sendiri.”

Dan dua hal itu jauh lebih menusuk hatiku, membuat kaca di mataku semakin tebal dan bersiap untuk pecah daripada nada-nada tinggi yang biasa digunakan ibu-ibu di sinetron.

Kadang aku berpkir bagaimana bisa beliau mengeluarkan kata-kata terbaik bahkan di saat terburuk. Do’a apa yang beliau lafalkan setiap hari hingga kemarahanpun bisa beliau jadikan do’a untuk masa depan dan kebaikanku.

Ibu bukan hanya ibu rumah tangga. Ibu juga bekerja dan ibu rumah tangga dan mengurusiku dan adikku dan juga ayahku.

Menatap wajahnya selalu membuatku takut jika kelak aku menjadi ibu. Takut aku tidak bisa seperti beliau yang selalu memelihara kata-kata beliau untuk anaknya. Karena setiap kalimat ibu adalah do’a.

Hari ini hari ibu.

Untuk ibu, aku mungkin terlalu malu untuk mengatakan kalimat-kalimat indah seperti di sinetron dan lebih sering kulakukan hal itu melalui sikapku. Tapi di sini, ibu, aku ingin mengatakan terima kasih karena telah mengijinkanku hidup.

Terima kasih karena telah telah mendidikku mensikapi dunia bukan hanya mencari skill mencari dunia.

Untuk semua nasehatmu kepadaku. Untuk semua yang telah kau siram tumbuh di dalam dan menjadi diriku.

Hari ini hari ibu. Hari ini harimu.

 

putri sulungmu, 22-12-2012

Enya Rima Rahman

Iklan

2 thoughts on “Bulan Ini Bulan Ibu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s