Tambah Gemukan ya?

Apa kabar? Ih, tambah gemukan sekarang.”
Itu adalah frasa wajib jika bertemu dengan teman lama. Frasa itu telah menjadi satu dengan tulang kita, sehingga keluar begitu saja sebagai lambang kesopanan, tapi, bagaimana kalau kita rubah dengan:

Apa kabar? Ih, tambah cantik aja lama nggak ketemu.
Atau:
Apa kabar? Pasti baik-baik saja ya, lha wong tambah manis gini senyumnya.
Bukankah itu rasanya lebih baik atau kalau boleh mengutip lebih … manis?
Kita ini bangsa yang ramah, sungguh, tapi terlalu banyak kata-kata yang keluar melainkan tindakan.
Beberapa hari lalu saya menjemput ibu saya, teman kantor ibu saya bertanya sambil tersenyum khas ibu-ibu, “Bagaimana tempat kerja yang baru? Pasti enak ya, nanti jangan keenakan lho ya, nggak mau cari suami nanti kalau keenakan kerja.” Saya hanya bisa tersenyum kecut.
Sekali lagi, kita bangsa yang terlalu ramah, saking ramahnya sampai suka mengurusi perihal jodoh orang lain dan memberi nasehat yang tak perlu.
Suatu ketika, saya pernah makan bersama teman kerja saya, orang ekspat, di restoran cepat saji. Setelah selesai makan, saya malu sendiri. Karena teman kerja saya ini membereskan sampah makanannya dan menaruhnya di sudut meja sementara saya berantakan. Lalu, teman kerja saya yang dari Indonesia berceletuk dalam bahasa Indonesia, “Kalau mereka sudah biasa membereskan makanan sendiri, nah kita? Mungkin sekarang saatnya kita membuat hidup orang lain lebih mudah ya?”
Dengan tersenyum kepada pelayan restoran dan mengucapkan terima kasih ketika mereka membersihkan meja kita. Dengan berkata, selamat pagi kepada orang yang kita temui di pagi hari. Dan dengan berkata, apa kabar, baju yang kamu pakai cantik sekali hari ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s